Lewati ke isi

Ultimate Oscillator

Definisi

Ultimate Oscillator (UO) adalah indikator teknikal yang menggabungkan pergerakan harga jangka pendek, menengah, dan panjang untuk mengukur momentum di berbagai periode. Indikator ini menghitung rata-rata tertimbang dari tekanan beli relatif terhadap true range dalam tiga siklus berbeda. Dengan menggunakan beberapa periode, UO mengurangi noise dari divergensi palsu dan memberikan sinyal yang lebih andal untuk kondisi overbought dan oversold.

Sejarah

Ultimate Oscillator pertama kali dijelaskan pada tahun 1976 oleh Larry Williams, seorang trader dan penulis terkenal, dalam artikel dan literatur tradingnya. Tujuan penciptaannya adalah untuk mengurangi frekuensi sinyal palsu yang sering terjadi pada osilator momentum periode tunggal. Indikator ini menjadi lebih dikenal dan diadopsi dalam strategi trading selama tahun-tahun berikutnya, terutama pada tahun 1980-an. Pendekatan multi-periode UO membedakannya dari osilator lain pada masanya.

Perhitungan

Ultimate Oscillator dihitung menggunakan rumus berikut:

\[ UO = { { {4 \times A_7 + 2 \times A_{14} + A_{28}} \over { 4 + 2 +1 } } \times 100 } \]

\(A_n\) – rata-rata tekanan beli, dihitung sebagai hasil bagi dari total tekanan beli dibagi dengan total true range selama \(n\) periode (7, 14 dan 28)

\[ A_n = { { \sum_{p=1}^n { BP } } \over { \sum_{p=1}^n { TR } } } \]

\(BP\) – tekanan beli untuk setiap periode, dihitung sebagai harga penutupan saat ini dikurangi nilai yang lebih rendah antara harga terendah periode saat ini atau penutupan sebelumnya

\[ BP = { Close - min\ (Low, Previous\ Close) } \]

\(TR\) – true range untuk setiap periode, dihitung sebagai nilai yang lebih tinggi antara harga tertinggi periode saat ini atau penutupan sebelumnya, dikurangi nilai yang lebih rendah antara harga terendah periode saat ini atau penutupan sebelumnya

\[ TR = { max\ (High, Previous\ Close) - min\ (Low, Previous\ Close) } \]

Interpretasi

  • Persilangan – UO sering digunakan dengan dua level ambang batas utama: 70 dan 30. Ketika UO bergerak di atas 70, ini menunjukkan bahwa simbol mungkin overbought, dan penurunan harga dapat diperkirakan. Ketika UO bergerak di bawah 30, ini menunjukkan simbol mungkin oversold, menandakan potensi peluang membeli atau pembalikan ke atas.

  • Naik dan turun – UO yang naik menunjukkan peningkatan tekanan beli dan mengindikasikan momentum bullish yang menguat. UO yang turun menandakan melemahnya tekanan beli, mengindikasikan momentum bearish yang mungkin meningkat.

  • Divergensi dan konvergensi – ketika UO membentuk lembah yang lebih tinggi sementara harga membentuk lembah yang lebih rendah, ini menandakan tekanan jual melemah, dan pembalikan harga ke atas mungkin terjadi. Sebaliknya, ketika UO membentuk puncak yang lebih rendah sementara harga membentuk puncak yang lebih tinggi, ini menandakan tekanan beli melemah, dan penurunan harga mungkin mengikuti.

  • Titik pembalikan – UO dapat memprediksi titik pembalikan potensial ketika melewati level kunci 30 atau 70. Persilangan di atas 30 dari bawah menandakan pembalikan bullish, sementara persilangan di bawah 70 dari atas menunjukkan pembalikan bearish.

Penerapan

  • Sinyal beli – pertimbangkan untuk membeli ketika UO bergerak di bawah level oversold (biasanya 30) dan kemudian kembali naik di atasnya.

  • Sinyal jual – pertimbangkan untuk menjual ketika UO bergerak di atas level overbought (biasanya 70) dan kemudian kembali turun di bawahnya.

  • Penempatan Stop Loss – Stop Loss dapat ditempatkan di bawah swing low terbaru saat mengambil posisi long berdasarkan sinyal bullish dari UO atau di atas swing high terbaru saat memasuki posisi short berdasarkan sinyal bearish UO.

  • Strategi keluar – trader dapat keluar dari posisi long ketika UO mencapai level overbought (di atas 70) atau posisi short ketika UO mencapai level oversold (di bawah 30). Alternatifnya, exit dapat terjadi ketika ada divergensi antara harga dan UO, menandakan potensi pembalikan.

  • Mengonfirmasi trading – UO dapat dikombinasikan dengan Simple Moving Average (SMA) untuk mengkonfirmasi tren. Misalnya, sinyal beli dari UO dapat dikonfirmasi jika harga berada di atas SMA yang naik. Demikian pula, sinyal jual dapat dikonfirmasi jika harga berada di bawah SMA yang turun.

Catatan

Anda dapat memanfaatkan trading algo, dengan cBot mengeksekusi trading berdasarkan sinyal dari indikator ini, seperti yang ditunjukkan dalam contoh kami. Pelajari lebih lanjut tentang cara menggunakan indikator dalam cBot.

Batasan

Ultimate Oscillator dapat tertinggal dalam pasar yang sedang tren kuat karena rata-rata multi-periodenya, berpotensi melewatkan sinyal awal. Indikator ini juga dapat menghasilkan sinyal palsu selama pasar choppy atau sideways. Selain itu, penggunaan level overbought (70) dan oversold (30) yang tetap mungkin tidak cocok untuk semua simbol, memerlukan penyesuaian berdasarkan kondisi pasar.

Ringkasan

Ultimate Oscillator adalah indikator momentum serbaguna yang menilai kekuatan pasar dengan menggabungkan pergerakan harga dari tiga periode berbeda. Dengan menghitung rata-rata tertimbang dari tekanan beli dan true range, UO memberikan wawasan tentang kondisi overbought atau oversold, membantu trader dalam mengidentifikasi titik masuk dan keluar potensial. Pendekatan multi-periodenya membantu mengurangi dampak sinyal palsu, menjadikannya alat yang berharga untuk analisis tren.