Alligator¶
Definisi ¶
Alligator adalah alat teknikal pengikut tren yang digunakan untuk mengidentifikasi tren pasar dan potensi pembalikan. Alat ini terdiri dari tiga moving average dengan periode berbeda, yang mewakili rahang, gigi dan bibir Alligator. Indikator ini membantu trader mengukur kekuatan dan arah tren dengan memeriksa keselarasan dan interaksi antar garis-garis tersebut.
Sejarah ¶
Alligator dikembangkan oleh Bill Williams, seorang trader dan penulis terkenal, yang memperkenalkannya dalam bukunya "Trading Chaos" tahun 1995. Williams merancang Alligator sebagai bagian dari strategi trading yang lebih luas untuk membantu trader tetap selaras dengan tren pasar dan menghindari sinyal palsu di pasar yang bergerak sideways.
Perhitungan ¶
Alligator terdiri dari tiga smoothed moving average dari rangkaian harga:
- \(Jaws\) – moving average dari data harga sumber selama \(P_j\) periode, digeser maju sebanyak \(S_j\) bar.
\[ Jaws\ (t + S_j ) = { MA\ (Source, P_j, MAType) } \]
- \(Teeth\) – moving average dari data harga sumber selama \(P_t\) periode, digeser maju sebanyak \(S_t\) bar.
\[ Teeth\ (t + S_t ) = { MA\ (Source, P_t, MAType) } \]
- \(Lips\) – moving average dari data harga sumber selama \(P_l\) periode, digeser maju sebanyak \(S_l\) bar.
\[ Lips\ (t + S_l ) = { MA\ (Source, P_l, MAType) } \]
Interpretasi ¶
Simple Moving Average adalah jenis moving average default, dan Median Price berfungsi sebagai sumber data. Parameter lain yang dapat disesuaikan untuk perhitungan Alligator diatur ke default berikut:
\(Jaws\) – moving average periode 13, digeser maju sebanyak 8 bar
\(Teeth\) – moving average periode 8, digeser maju sebanyak 5 bar
\(Lips\) – moving average periode 5, digeser maju sebanyak 3 bar
Pola utama perilaku indikator dapat diinterpretasikan sebagai berikut:
-
Persilangan – ketika garis Lips memotong ke atas garis Teeth, ini mengindikasikan tren bullish. Ketika garis Lips memotong ke bawah garis Teeth, ini mengindikasikan tren bearish.
-
Garis-garis yang saling terkait – ketika garis Lips, Teeth dan Jaw saling terkait atau berdekatan, ini mengindikasikan volatilitas rendah dan tidak adanya tren yang jelas. Ini juga umum dikenal sebagai mode tidur Alligator.
Penerapan ¶
Alligator dapat diterapkan dalam beberapa strategi trading untuk mendeteksi sinyal beli, jual dan mengelola risiko.
-
Sinyal beli – trader dapat mempertimbangkan untuk membuka posisi beli ketika Lips memotong ke atas Teeth, menandakan kemungkinan dimulainya tren bullish.
-
Sinyal jual – sinyal jual dapat terbentuk ketika Lips memotong ke bawah Teeth, menandakan dimulainya tren bearish.
-
Penempatan stop-loss – trader dapat menggunakan garis-garis Alligator untuk membantu menempatkan order stop-loss. Misalnya, dalam posisi beli, stop loss dapat ditempatkan tepat di bawah perpotongan terakhir (Lips di bawah Teeth) untuk membatasi risiko. Dalam posisi jual, stop loss dapat ditempatkan di atas perpotongan terakhir.
-
Strategi keluar – Alligator juga dapat menandakan titik-titik keluar potensial. Jika garis-garis Alligator mulai mengencang atau saling terkait, menandakan hilangnya momentum, trader dapat memilih untuk keluar dari posisi mereka, karena ini menunjukkan pasar mungkin memasuki fase konsolidasi.
-
Menggabungkan dengan indikator lain – trader disarankan untuk menggunakan Alligator bersama alat lain seperti Relative Strength Index (RSI), Moving Average Convergence Divergence (MACD) dan Bollinger Bands.
Catatan
Anda dapat memanfaatkan trading algo, dengan cBot mengeksekusi trading berdasarkan sinyal dari indikator ini, seperti yang ditunjukkan dalam contoh kami. Pelajari lebih lanjut tentang cara menggunakan indikator dalam cBot.
Batasan ¶
Alligator tertinggal karena bergantung pada moving average. Indikator ini juga dapat menghasilkan sinyal palsu di pasar yang bergejolak atau sideways. Interpretasi visual dari perpotongan mungkin bersifat subjektif. Selain itu, Alligator gagal memberikan informasi yang efektif di pasar dengan volatilitas rendah.
Ringkasan ¶
Indikator Alligator adalah alat analisis teknikal yang menggunakan tiga smoothed moving average (Jaw, Teeth dan Lips) untuk mengidentifikasi tren pasar dan potensi pembalikan. Ini menghasilkan sinyal bullish ketika garis Jaw memotong ke atas garis Teeth, di atas garis Lips. Ini menghasilkan sinyal bearish ketika Lips memotong ke atas garis Teeth, di atas garis Jaw.