Lewati ke isi

Retraksi Fibonacci

Fibonacci retracement adalah alat grafik yang menggunakan garis-garis paralel horizontal untuk menunjukkan area support atau resistance pada level-level Fibonacci utama sebelum tren berlanjut ke arah semula.

Level-level harga retraksi Fibonacci dapat digunakan sebagai pemicu beli pada pullback selama uptrend. Alat ini digunakan untuk menentukan seberapa jauh harga mungkin akan kembali sebelum melanjutkan pergerakan ke arah semula.

Trader sering menggunakan level-level utama Fibonacci untuk menempatkan order pending.

Level-level retraksi Fibonacci didasarkan pada angka-angka Fibonacci, yaitu urutan di mana setiap angka adalah jumlah dari dua angka sebelumnya, tetapi dengan setiap level dikaitkan dengan persentase. Setiap persentase menggambarkan seberapa banyak pergerakan sebelumnya yang telah dilakukan oleh harga. Di cTrader, level-level retraksi Fibonacci default adalah 0%, 38,2%, 50%, 61,8%, dan 100%.

Keuntungan utama dari retraksi Fibonacci adalah dapat digambar antara dua titik harga signifikan, seperti harga tinggi dan rendah, kemudian alat ini akan secara otomatis membuat level-level di antara kedua titik tersebut dan menghitung harga secara otomatis pada setiap level.

Dalam contoh di bawah ini, harga EURUSD turun dari 1,5 ke 1,22. Dalam kasus ini, kedua level tersebut akan sesuai dengan 0% dan 100%, dan semua fluktuasi antara kedua titik ini dapat diturunkan dari level-level sebagai berikut: 38,2%=1,39, 50%=1,36, 61,8%=1,32.

Level-level retraksi Fibonacci tidak memerlukan pengguna untuk menentukan rumus agar dapat dihitung. Ketika alat ini diterapkan pada grafik, Anda hanya perlu memilih dua titik ini, dan garis-garis akan digambar secara otomatis pada persentase pergerakan tersebut.

Kekurangan

Ketika menggunakan retraksi Fibonacci untuk mendeteksi potensi support atau resistance, Anda harus mencatat bahwa tidak ada jaminan bahwa harga akan 100% berhenti di sana, jadi Anda harus menggunakan sinyal konfirmasi tambahan (seperti harga yang mulai memantul dari level tersebut).

Kelemahan lainnya adalah terlalu banyak level, sehingga harga cenderung berbalik arah di dekat salah satu dari level-level tersebut cukup sering, tetapi sulit untuk memprediksi level mana yang spesifik untuk diikuti pada waktu tertentu. Ketika tidak berhasil, selalu bisa diklaim bahwa trader seharusnya mengikuti level retraksi Fibonacci yang lain.

Penggunaan

Cakupan retraksi Fibonacci cukup luas, dapat digunakan untuk menentukan level penempatan order, menentukan level Stop Loss, menetapkan target harga dan lainnya.

Contoh

Jika Anda memperhatikan harga bergerak naik, kemudian kembali ke level 61,8%, diikuti dengan kenaikan lagi. Karena lonjakan ini terjadi pada level Fibonacci selama tren naik, ini mungkin menandakan peluang membeli.

Stop Loss dapat ditetapkan pada level 61,8%, karena pergerakan di bawah level tersebut bisa mengindikasikan bahwa rally telah gagal.

Karena level harga retraksi Fibonacci bersifat statis, level-level tersebut dapat dengan sangat mudah diidentifikasi. Ini membantu untuk bereaksi dengan bijak ketika tingkat harga diuji. Level-level ini adalah titik infleksi di mana beberapa jenis pergerakan harga diharapkan terjadi, baik pembalikan arah atau terobosan.

Peramalan level retraksi adalah teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi di mana retraksi mungkin terjadi. Level-level retraksi ini memberikan peluang yang baik bagi trader untuk memasuki posisi baru sesuai arah tren.

Rasio Fibonacci (61,8%, 38,2%, dan 23,6%), membantu Anda mengidentifikasi kemungkinan besarnya retraksi. Anda dapat menggunakan level-level ini untuk memposisikan diri dalam trading.

Di cTrader, Anda memiliki instrumen retraksi Fibonacci di toolbar yang memungkinkan menggambar alat tersebut pada grafik, memindahkannya dan mengkonfigurasi sesuai kebutuhan Anda.

Anda dapat menemukan deskripsi detail tentang cara menggunakannya di dokumentasi ini.